Membuat Tuhan Mendekat
“Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata: ‘Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi’.” - Matius 28:17-18
Bacaan:
Matius 28:17-18
Pengajaran:
Bagaimana kita bisa membuat Tuhan mendekat pada kita?
Saya memiliki seorang putri yang beranjak remaja. Biasanya setIap remaja yag sedang memasuki masa purbertas, memiliki masalahnya tersendiri. Terkadang masalah itu cukup pelik sehingga menguras energi orang yang mengalaminya. Saya percaya, kita semua pasti pernah mengalami hal seperti ini.
Suatu ketika, putri saya ini tiba-tiba datang dan memeluk saya. Dia tidak melakukan apapun, hanya menagnis dan menagis. Saya pun terkejut dan cukup terkesima dengan perlakuannya yang tidak biasa ini. Saya mengetahui ketegaran hatinya. Tapi kalau sampai dia bersikap demikian, berarti ada sesuatu yang sangat mengusik hatinya. Saya membalas pelukannya dan membiarkannya menangis. Setelah tangisannya mereda, kami pun berbicara. Putri saya menceritakan banyak hal yang mengganggu hatinya dan dia mendapatkan penjelasanku yang memuaskannya.
Sahabat, terkadang dalam menjalankan kehidupan ini, terdapat banyak lika-liku permaslahan yang terjadi menerpa kita, seakan-akan energi kita terkuras karena permasalahan itu. Saat itu, dalah saat dimana kita sungguh-sungguh membutuhkan kehadian Tuhan. Namun terkadang kita juga merasakan Tuhan sepertinya jauh, ketika kita membutuhkan-Nya.
Bagaimana membuat Tuhan mendekt pada kita? Matius 28:17-18 menjelaskan bahwa Yesus mendekat dan berfirman kepada murid-murid-Nya, ketika mereka menyembah-Nya. Jadi jawabannya adalah menyembah Tuhan. Penyembahan yang sungguh-sungguh, akan menjadi magnet yang kuat untuk mendekatkan kita dengan Tuhan dan mendapatkan firman-Nya yang menguatkan kita.
Renungan:
Belajar dan bayangkan diri kita seperti wanita yang sakit pendarahan selama 12 tahun (Matius 5:28-30). Ketika datang menjamah jumbai jubah-Nya (bisa disamakan dengan datang menyembah-Nya), wanita itu langsung dsembuhkan, karena ada tenaga (kuasa) yang mengalir dari Yesus, kepada wanita itu..
Tindakan:
Marilah kita belajar menjadikan penyembahan yang sungguh-sungguh, sebagai gaya hidup kita, karena penyembahan yang intim dengan Tuhan, tidak bisa dibangun dalam satu hari. Bagikanlah berkat renungan hari ini kepada mereka yang membutuhkan kebenaran firman Tuhan ini.
PENYEMBAHAN, MENDEKATKAN KITA DENGAN TUHAN
Entri Populer
-
Shalom anak Ke rajaan, dahsyat! Kesombongan adalah hal yang sangat penting, yang perlu diketahui manusia. Oleh karena itu, kesempatan ini...
-
Buahku lebih berharga dari pada emas, bahkan dari pada emas tua, hasilku lebih dari pada perak pilihan. – Amsal 8:19 Ayat ini berarti, ...
-
Shalom sahabat Kerajaan, dahsyat! "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-raendirincangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, dem...
-
Penjala Manusia Lukas 5:1-11 Setelah Petrus taat kepada-Nya, apa perintah Yesus kepadanya? Pengajaran : Kita tahu ba...
-
7 PRINSIP SEORANG PENYEMBAH Prinsip Ke tujuh , Menjadi Warga Kerajaan Allah “ dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuper...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar